Masuk ke panel Mencari lembaga pertama

AyatMind untuk Lembaga Tahfizh

Panel bagi ustadz untuk menyimak setoran santri dan melihat siapa yang tertinggal — tanpa menggulung ratusan pesan WhatsApp.

Coba di lembaga kami Untuk pesantren, sekolah Islam, dan halaqah. Belum ada yang perlu dibayar — kami mencari satu lembaga pertama untuk mencobanya bersama. Lihat demo panelnya lebih dulu

Sejauh mana ini sudah jadi

Supaya tidak ada yang salah menduga, ini keadaannya hari ini.

✓

Aplikasi santrinya sudah berjalan Sudah terbit di Google Play dan dipakai sehari-hari: mushaf per halaman, murajaah terjadwal, setoran rekaman ke ustadz lewat WhatsApp, dan talaqqi langsung dua perangkat.

•

Belum dipakai lembaga mana pun Kami sedang mencari satu lembaga pertama untuk memakainya sehari-hari, supaya yang kurang ketahuan dari pemakaian sungguhan — bukan dari tebakan kami. Yang pertama ikut menentukan bentuknya.

✓

Pembelian untuk banyak santri sekaligus Lembaga membeli sejumlah kode sekali transfer, lalu membagikannya kepada santrinya. Tidak lewat Google Play satu per satu.

✓

Panel ustadz — sudah berjalan Daftar santri dengan penanda siapa yang tertinggal, profil dan kemajuan tiap santri, kelola kode lisensi, dan akun terpisah untuk pengurus dan ustadz. Ustadz hanya melihat santri bimbingannya.

Yang akan dilihat ustadz

Tiga pertanyaan yang dibawa ustadz tiap pagi, dijawab dalam satu layar.

Setiap pagi

Siapa yang tertinggal

Santri yang belum setor beberapa hari muncul di atas, bukan tenggelam di antara yang rajin.

Pekerjaan harian

Antrean setoran

Rekaman santri berbaris rapi. Dengarkan, tandai kata yang keliru, kirim catatan — selesai satu, lanjut berikutnya.

Saat wali bertanya

Kemajuan tiap santri

Riwayat setoran, halaman yang sudah hafal, dan kesalahan yang berulang — siap dijawab tanpa mengingat-ingat.

Coba sendiri rancangannya.

Bisa diklik seperti aplikasi sungguhan — saring santri yang tertinggal, buka profilnya, tandai kata yang keliru di setoran. Seluruh datanya contoh.

Buka demo panel

Bagaimana lisensinya bekerja

Dirancang supaya pengurus lembaga tidak perlu menghubungi kami untuk urusan sehari-hari.

Satu transfer, sekian kode

Lembaga menerima daftar kode sesuai jumlah santri, dibayar sekali lewat transfer bank atau QRIS.

Lembaga yang membagikan

Kode dibagikan ke santri oleh pengurus, dan pengurus pula yang mencatat siapa memakai kode yang mana.

Santri pindah, kode dialihkan

Kode bekas santri yang pindah atau lulus bisa dipakai santri baru, diatur sendiri dari halaman lisensi.

Harga untuk lembaga

Belum ditetapkan, dan itu sebabnya kami ingin bicara dulu. Jumlah santri dan cara membayar yang cocok bagi lembaga menentukan bentuknya.

Ikut menentukan bentuknya

Sebutkan nama lembaganya — pesantren, sekolah, atau halaqah — kira-kira berapa santri tahfizh, dan bagaimana setoran dijalankan sekarang. Panelnya sudah jalan, jadi yang kami butuhkan sekarang bukan pendapat — melainkan satu lembaga yang mau memakainya sehari-hari, supaya yang kurang ketahuan dari pemakaian sungguhan.

Kirim lewat WhatsApp

Data santri

Aplikasi santri hari ini tidak punya akun sama sekali. Seluruh catatan hafalan tersimpan di perangkat masing-masing, dan tidak ada yang dikirim ke server mana pun.

Panel ustadz mengubah hal itu: supaya ustadz bisa melihat kemajuan santrinya, sebagian catatan harus keluar dari perangkat. Kami menyebutkannya sejak sekarang karena lembaga berhak tahu sebelum memutuskan, bukan sesudah.

Yang akan dibagikan hanya kemajuan hafalan dan setoran ke ustadz pembimbingnya sendiri — bukan lokasi, bukan isi perangkat, dan tidak kepada lembaga lain.

Rekaman setoran tetap tidak diunggah ke pihak ketiga mana pun.